Setelah diserang dari udara, Houthi dilaporkan mulai balik “membalas” dari darat. Yaitu dengan cara menangkapi dan menembaki secara membabi buta (meneror) kaum muslimin Yaman.
Serangan terjadi pada di daerah yang belum mendapatkan bom atau aman dari serangan udara aliansi negara Arab pimpinan Saudi.
Tindakan Houthi ini bukan berita yang mengejutkan. Pertengahan bulan lalu, juga telah terjadi beberapa bentrokan dalam aksi demo penduduk Yaman yang menolak pemberontakan Syi’ah, sehingga menewaskan sedikitnya 26 orang menurut catatan BBC.
Bentrokan dipicu oleh tindakan pendukung Houthi yang diduga menculik dan menyiksa hingga terbunuh seorang tokoh yang bernama Saleh al-Bashiri.
Bahkan saat itu Houthi yang bersenjata dilaporkan menembaki para pengunjuk rasa di kota Ibb, sehingga melukai 4 orang.
Houthi memang bukan representasi penduduk Yaman yang mayoritas Ahlusunnah, bahkan teologi kaum Zaidiyah pun tidak dapat diidentikkan dengan gerakan politik Houthi.
Kini gerakan Houthi sangat condong dan terkoordinasi dengan Syi’ah rafidhah Iran.
Sumber: antiliberalnews http://ift.tt/1CXhNwv http://ift.tt/1CXhNwt