Olahraga terlihat seperti kegiatan sederhana. Tapi jika porsinya salah maka berdampak buruk bagi kesehatan.
Contohnya joging, olahraga ini terlihat sederhana karena tak membutuhkan peralatan khusus, sehingga memungkinkan setiap orang melakukannya dimanapun dan kapanpun.
Sebuah penelitian mengatakan joging yang baik untuk kesehatan hanya dilakukan satu atau dua jam dalam seminggu. Hal ini dipercaya lebih efektif memberikan manfaat kesehatan tubuh.
Dilansir Timesofindia, Kamis (5/2/2015), Jacob Marott, peneliti dari Rumah Sakit Frederiksberg di Kopenhagen, Denmark, mengatakan mengurangi porsi joging menjadi satu sampai empat jam per minggu bermanfaat bagi kesehatan tubuh dan langkah terbaik melakukan joging rata-rata lima mil per jam.”
Para peneliti mencatat jam, frekuensi joging serta langkah peserta yang diteliti. Mereka menemukan peserta yang tidak melakukan joging berpotensi meninggal dibandingkan sebaliknya.
Sebuah jurnal yang diterbitkan dalam Journal of American College of Cardiology, menyebutkan asisten profesor kinesiology di Iowa State University bernama Duck-chul Lee menganalisis 55 ribu orang dewasa, termasuk 13 ribu pelari, ia menemukan risiko kematian lebih rendah dalam periode lari yang diteliti dengan waktu dan frekuensi tiga jam dalam seminggu.
Berita baiknya adalah peneliti menemukan manfaat joging yang memiliki frekuensi kurang dari satu jam dalam seminggu atau bahkan seminggu sekali, dibandingkan tidak joging sama sekali.
Sumber: Okezone http://ift.tt/16MfuQa http://ift.tt/16MfuzR