berita terlengkap dan terlugas

Diberdayakan oleh Blogger.

Ahok Miliki Saham 20% di Pabrik Anker Bir, Miras Merajalela di DKI

http://ift.tt/1JcxK2O









Jakarta (211/) - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mengaku mengizinkan peredaran miniman beralkohol (miras) di minimarket Ibu Kota. Sebab, tak dapat dipungkuri, minuman keras dibutuhkan oleh sebagian orang, termasuk turis manca negara.



Namun, pria yang sering disapa Ahok itu membantah telah melegalkan miras. Hanya saja, pembelian miras dibatasi jumlahnya dan hanya dapat dibeli di tempat-tempat tertentu."Bukan melegalkan, sekarang miras udah legal kok, ada bir segala macem. Bir juga bukan miras ya. Tapi itu ada di beberapa tempat tertentu buat belinya," jelas Ahok beberapa waktu lalu.









Ahok juga mengizinkan pendirian pabrik produksi miras selama jualnya di tempat yang benar. “Itu yang saya maksud," jelas Ahok.



Seperti diketahui,‎ Pemprov DKI Jakarta memiliki saham di BUMD DKI Jakarta, PT Delta Djakarta yang meproduksi bir bermerek Angker Bir. Namun, Ahok mengatakan bir produksi BUMD tersebut bukan termasuk miras. "Bir bukan termasuk miras lho. Kita Anker Bir ada saham 20 persen. Makanya, saya katakan ini fakta ada orang butuh, turis juga butuh. Tapi belinya dibatasi. Anak kecil mau beli enggak boleh," jelas dia.





































































sumber:fastnewsindonesia.com http://ift.tt/1JcxK2S http://ift.tt/1JcxK2O
Back To Top