menjelang Pilkada serentak, prospek Partai Demokrasi Perjuangan PDIP sangat tergantung oleh sosok Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Pasalnya, pengaruh Megawati sangat besar dan dia menjadi sosok sentral dan satu-satunya patron di PDIP.
Demikian dikatak Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro seperti dikutip beritasatu.com Minggu (14/4). Siti menilai, Dengan realitas PDIP seperti itu, masa depan partai akan ditentukan kepemimpinan oleh Megawati.
“Dengan kondisi seperti itu, kesuksesan PDIP dalam Pilkada Serentak dan Pemilu tahun 2019 juga sangat bergantung pada Megawati,” kata Siti.
Siti menuturkan, Apakah PDIP akan semakin diminati di pemilu/pilkada atau justru sebaliknya ditinggalkan pemilihnya. Apalagi kalau PDIP dianggap tidak mengakomodasi kader-kader vokalnya yang sejauh ini dinilai positif ikut membangun partai.
Siti juga menilai sejumlah pihak kecewa khususnya kader-kader muda PDIP dengan tersingkirnya sejumlah kader-kader muda dari DPP PDIP yang berkualitas seperti seperti Maruarar Sirait, Pramono Anung, Rieke Diah Pitaloka, dan Eva Kusuma Sundari.
Karena sosok-sosok yang tersingkir tersebut telah menjadi simpul memajukan partai, telah menjadikan partai sebagai pilar penting demokrasi dan aset negara. “Keinginan mereka untuk menjadikan PDIP sebagai rumah yang demokratis, yang teduh bagi kader dan mengamalkan prinsip-prinsip demokrasi (transparansi dan akuntabel) bisa jadi akan pupus dengan tereliminasinya sosok-sosok pembaharu tersebut,” katanya.
Sebagai partai kader, lanjut siti menambahkan, PDIP seharusnya bisa menjadi rumah yang teduh bagi semua kadernya, tanpa ada yang merasakan ditinggalkan atau disingkirkan.
Sumber: kicaunews http://www.suaranews.com/2015/04/jadi-megawati-masih-menjadi-sosok.html https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgaFINUY_PS6BflrI5nOJz4IFAZIaIsUATFWEKMlcuSTUmnVYn_9IGo35wshDkTH0CUafWVca3qH85PzLeTUjXtL3kcvMJVUn2emIDo8CLWyTId-BLmEWtkADyIua02NRJDHVbDU8_j6qUw/s1600/mega.jpg