berita terlengkap dan terlugas

Diberdayakan oleh Blogger.

Akhirnya Relawan Jokowi Buka-bukaan Terkait 'Penumpang Gelap' Antek Neolib














Sejak pidato Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri pada saat Kongres di Bali, banyak pihak yang merasa terganggu dan terusik kepentingannya di dalam pemerintahan.



“Mereka yang terganggu itu adalah para antek neolib dan komprador-komprador kapitalis yang terus menerus menyesatkan Jokowi hingga cita-cita dan janji kampanye Jokowi yang serba kerakyatan berubah dan ditelikung menjadi liberalisme,” kata Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) Ferdinand Hutahean kepada intelijen, Minggu (12/4).



Menurut Ferdinand, para pedagang politik itu kemudian bermanuver dengan kemampuan kapital yg mereka miliki, menguasai opini publik melalui kekuatan media dengan membeli kaum intelektual yg biasa melacurkan diri pada uang untuk menjadi corong pembentukan opini. Ini berbahaya bagi negara yang akan semakin dibelokkan arahnya dari cita UUD 45 dan Pancasila.








“Mereka para antek neolib dan komprador kapitalis itu, menyesatkan opini dan mengadu domba PDIP dengan Relawan, PDIP dengan Jokowi serta mengadu domba Jokowi dengan Relawan. Ini yang tidak dipahami oleh banyak pihak, hingga tersesat dan turut serta menjadi wayang yang dimainkan dalang kapitalisme,” jelas Ferdinand.



Ferdinand menegaskan, PDIP adalah satu-satunya partai pengusung Jokowi yang punya ideologi, memahami dan menganut paham marhaenisme, mengerti dan memperjuangkan Trisakti Bung Karno.



“Sementara partai yang lain adalah partai yang oportunis pragmatis, lahir dibidani oleh para tokoh Orde Baru dan tentara Orde Soeharto,” ungkap Ferdinand.



Lanjut Ferdinand, para petinggi didikan Orde Baru sudah puluhan tahun dicuci otaknya oleh Orde Baru untuk benci Soekarno dan Soeharto.



“Mereka tidak mungkin wujudkan Nawacita yang berkerakyatan karena mereka semua antek Orde Baru yang berwatak liberal,” jelas Ferdinand.



Ferdinand menyebutkan antara lain lain: Jusuf Kalla, Surya Paloh, Luhut P, Rini S, Aburizal Bakrie, Agung Laksono, Prabowo Subianto semua adalah didikan Orde Soeharto yang membenci Soekarno.











sumber: intelijen http://www.suaranews.com/2015/04/akhirnya-relawan-jokowi-buka-bukaan.html https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhCfKx4k3KOjn5aH_vNyII9EmQot9hCU8hfcHdh5eL0EcC1OgDtk2zrAqWbgX-gDgWYIdFExKKXzLMgjgUPGkvcz-9PcMNwpeMTyo7BlHsl8UsPxJZ61qo9rAceYKKFYFiKcIa1Ew8jbcCg/s1600/00.jpg
Back To Top