berita terlengkap dan terlugas

Diberdayakan oleh Blogger.

Eksekusi Bali Nine Jokowi Hanya Gertak Saja Nyalinya Ciut, Subtansi Hubungan Diplomatik Dengan Australia Juga Plonga - Plongo










Pengamat politik Ahmad Lubis mensinyalir adanya pertemuan rahasia antara Presiden Joko Widodo dengan Perdana Menteri Australia Tony Abbott di pemakaman mantan Perdana Menteri Singapura Lee Kuan Yew.



Ahmad Lubis menyatakan, pertemuan rahasia itu salah satunya membahas pembatalan hukuman mati bagi terpidana kasus narkoba asal Australia. “Tanpa publikasi media, keduanya mengadakan pertemuan rahasia terutama menyangkut pembatalan hukuman mati warga Australia,” ungkap Ahmad Lubis kepada intelijen (30/03).








Menurut informasi yang didapatkan, Lubis mengungkapkan bahwa Jokowi akhirnya bisa menerima permintaan Australia agar hukuman mati dibatalkan, tetapi dengan syarat. Syaratnya, Australia memberikan hibah kepada Indonesia.



“Abbott sudah menyetujui permintaan Jokowi. Dalam waktu dekat akan ada hibah dari Australia. Hibah itu aslinya deal antara Jokowi-Abbott untuk membatalkan hukuman mati bagi warga Australia,” jelas Lubis.



Terkait hal itu, Lubis meminta rakyat Indonesia untuk melihat kebijakan Jokowi terhadap Australia pasca pertemuan dengan Abbott tersebut. “Jokowi hanya gertaknya saja, tapi aslinya nyalinya kecil. Dia banyak bicara di media tetapi substansi hubungan diplomatik dengan Australia tidak ngerti,” pungkas Ahmad Lubis.











Sumber: Intelejen



http://ift.tt/1EumGPh http://ift.tt/19u0VBu
Back To Top