berita terlengkap dan terlugas

Diberdayakan oleh Blogger.

Benarkah Tekanan Darah Tinggi Harus Minum Obat Setiap Hari ?












Penderita hipertensi harus minum obat seumur hidupnya agar tekanan darahnya normal, sekaligus menurunkan risiko sakit jantung dan stroke. Diuraikan oleh dr. Imran Nito, Sp. PD, dokter spesialis penyakit dalam, seseorang dinyatakan terkena hipertensi jika saat dua kali pemeriksaan yang dilakukan pada waktu yang berbeda tekanan darahnya tetap menunjukkan angka di atas 140/90.



Penderita hipertensi dianjurkan untuk selalu minum obat antihipertensi terus-menerus, yang diresepkan oleh dokter ahli menangani penyakit hipertensi. Obat antihipertensi berfungsi untuk menurunkan tekanan darah, mengontrol tekanan darah, serta mencegah peningkatan tekanan darah penderita hipertensi.

Bila tekanan darah penderita hipertensi sedang tinggi, maka bisa memicu rusaknya pembuluh darah. Kerusakan ini ditakutkan akan memicu keluarnya hormon yang bisa membuat tekanan darah menjadi lebih tinggi lagi. Pengontrolan tekanan darah akan mencegah pecahnya pembuluh darah sehingga penderita hipertensi terhindar dari komplikasi penyakit lain seperti penyakit stroke, serangan jantung, gagal jantung, hingga memicu terjadinya gagal jantung kronis.








Menurut dr. Abdul Haris Tri Prasetyo, SpPD, dokter spesialis penyakit dalam, dosis obat yang diberikan pun tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Kelebihan dosis pengobatan dikhawatirkan akan berimbas pada organ tubuh seperti ginjal atau hati. Karena itu dosis yang diberikan haruslah sesuai dengan tekanan darah sang pasien. Semakin tinggi tekanan darah penderita, maka akan semakin besar dosis yang diberikan.

Penderita hipertensi dianjurkan untuk rajin melakukan pengecekan terhadap tekanan darahnya. Pengecekan ini sebaiknya dilakukan secara rutin setiap sebulan sekali. Prinsipnya, selama tekanan darah pasien terkontrol dengan baik (di bawah 140/90), maka penderita dijamin akan terbebas dari efek samping kelainan organ tubuh.



Walaupun tekanan darah Anda terkontrol dengan baik, penderita hipertensi tetap dianjurkan untuk rutin meminum obat antihipertensi. Jika berhenti meminum obat dikhawatirkan tekanan darahnya akan naik lagi sehingga memperbesar terjadinya komplikasi seperti stroke, serangan jantung, gagal jantung dan ginjal.





Sumber: fastnewsindonesia

http://ift.tt/1MNaCI5 http://ift.tt/1MNaCI2
Back To Top