JAKARTA, Ketua Umum Partai Demokrat sekaligus mantan presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan tanggapannya, terkait kemelut persoalan KPK dan Polri, melalui laman Facebook miliknya, pada hari Rabu (04/02/2015).
Ia menyebut bahwa persoalan Polri dan KPK tidak sangat rumit dan solusinya pun tersedia. Berikut pernyataan lengkap SBY :
“…Melalui Twitter, Facebook & SMS saya menerima banyak pertanyaan & permintaan untuk ikut “membantu” mengatasi kemelut Polri-KPK…”. Lebih tepat & bijak, jika saya tetap menahan diri & tidak ikut meramaikan kemelut ini, apalagi jika menambah rumitnya permasalahan.
Saya menilai persoalan ini tidak sangat rumit & solusinya pun tersedia. Saya juga yakin Presiden Jokowi akan bisa mengatasinya. Yang penting, institusi Polri & KPK dapat diselamatkan & bisa kembali menjalankan tugasnya, terutama pemberantasan korupsi. Meskipun banyak yang meminta, lebih baik saya tidak bertemu Pak Jokowi. Bisa menimbulkan prasangka, “mengintervensi & mempengaruhi”.
Saat ini, rakyat dikejutkan oleh banyak cerita “di balik layar”, yang tak baik. Semua perlu diklarifikasi, agar kepercayaan rakyat tidak runtuh. Suasana bertambah tidak baik, karena kini terjadi saling serang & “buka-bukaan”, tanpa diketahui mana yang benar & mana yang tidak.
Ingat para pemimpin & pejabat negara, lembaga-lembaga penegak hukum & juga partai-partai politik, semua perlu kepercayaan rakyat. Oleh karena itu perlu dilakukan klarifikasi apakah berita-berita buruk itu fitnah atau fakta.
Yang paling baik, ceritakanlah kebenaran. Hanya kebenaran & kemudian kepercayaan rakyatlah yang akan menyelamatkan negeri ini. Semoga kita dituntun oleh Allah SWT…”, tutup mantan Presiden RI Soesilao Bambang Yudhoyono.
sumber:nrmnews.com http://ift.tt/1DAJKav http://ift.tt/1DAJGYt