Jakarta - PDI Perjuangan (PDI-P) menilai, gosip bahwa Kepala Staf Kepresidenan Luhut Binsar Panjaitan mengusir mantan Kepala BIN Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono adalah sengaja ditiupkan untuk memecah-belah kekompakan Istana.
Adalah politisi senior PDI Perjuangan, AP Batubara, yang menyatakan demikian, Kamis, di Jakarta.
“Saya belum dengar. Tapi saya tak percaya Luhut sampai berbuat begitu. Kalau isu ini dilontarkan, berarti ada yang berniat memecah-belah kekompakan Istana,” tandas Politisi senior PDI-P, AP Batubara kepada wartawan di Jakarta, Kamis (5/2/2015).
Seperti diberitakan, Luhut Panjaitan dikabarkan mengusir seniornya, AM Hendropriyono, dari Istana menyusul ‘perseteruan antara Jokowi vs Hendropriyono’ di Istana terkait pencalonan Kapolri’.
“Luhut itu orang terpelajar. Kalau sampai dia berani mengusir Hendro, itu bukan Luhut. Saya kenal Luhut sudah lama sekali. Tak mungkin dia berbuat seperti itu,” AP Batubara.
Sesepuh Dewan Pertimbangan Pusat (Deperpu) PDI-P ini menilai, Luhut adalah sosok yang sangat menghormati seniornya. “Jadi tak mungkin Luhut mengusir Hendro. Apalagi dari Istana. Itu cuma mau megadu domba. Masa’ Luhut mengusir Hendropriyono, ya nggak lah,” tegas AP Batubara.
Sumber Berita: www.edisinews.com http://ift.tt/1v730Ia http://ift.tt/1v72YAf