Berbicara kepada CBS News beberapa saat setelah berita penembakan, Obama menyerukan "hukum keselamatan senjata untuk warga" dan mendesak anggota parlemen untuk mengeluarkan undang-undang untuk mencegah individu dari daftar yang dilarang naik penerbangan komersial dan dari pembelian senjata api secara legal.
"Kami belum tahu apa motif dari penembak yang tapi apa yang kita tahu adalah bahwa ada langkah-langkah yang bisa kita ambil untuk membuat Amerika lebih aman," kata Obama dalam wawancara.
"Kami tidak pernah harus berpikir bahwa ini adalah sesuatu yang hanya terjadi dalam kegiatan acara karena tidak terjadi dengan frekuensi yang sama di negara lain."
Obama mengatakan pola US penembakan massal "tidak memiliki paralel di tempat lain di dunia."
Penembakan itu terjadi di Daerah Pusat Darat, fasilitas bagi para penyandang cacat perkembangan di San Bernardino, California.
Personil darurat menanggapi pada Rabu pagi untuk laporan penembakan yang menewaskan atau melukai lebih dari 20 orang, menurut polisi.
Aparat penegak hukum sekarang pada mencari sebanyak tiga tersangka diyakini dipersenjatai dengan AK-47-jenis senjata yang dikabarkan melarikan diri dari tempat kejadian pada penembakan yang memakai SUV hitam.
Tidak jelas sekarang siapa tersangka dan apa motif berada di balik penembakan.
Obama telah diberitahu tentang penembakan oleh penasihat keamanan Lisa Monaco saat sebelum berbicara dengan CBS News untuk wawancara.
Obama telah berbicara tegas tentang perlunya undang-undang kontrol senjata tambahan untuk mengurangi jumlah penembakan massal di negara itu setelah insiden terakhir di negara itu.